P agi ini setelah jalan sebentar membeli sarapan, saya duduk ngalamun saja karena disergap sama keterasingan pada diri sendiri. Saya sudah jauh berjalan, delapan tahun meninggalkan rumah, tapi ini di mana, saya ada di tubuh siapa. Saya baca lagi catatan-catatan saya jaman kuliah dan berpikir wah gila ya dulu bisa mikir dan nulis kayak gini. Sekarang kecepatan baca menurun drastis. Kecintaaan saya pada buku dan tulisan juga lama-lama redup. Kalau dulu pas senggang saya baca buku, sekarang saya lebih sering menonton film atau main games atau menyiram tanaman artifisial yang kalau panen, buahnya koin yang artifisial juga. Ada banyak memori yang saya simpan, saya masukkan toples dan saya tutup rapat-rapat karena tahu saya tidak akan pernah kembali kesitu. Tapi pagi ini, entah karena karat atau karena ini tanggal 30 September, toplesnya terbuka dan memori-memori yang lama balik lagi menyerang saya. Sekali lagi, hari ini, saya gagal menyerang balik. Selama ini saya pikir cara bertahan h...
saya dalam satu perjalanan